Rabu, 26 November 2025

Memahami jenis-jenis kabel fiber optic

 

Memahami Jenis-Jenis Kabel Fiber Optic

Kabel fiber optik memiliki berbagai jenis dan kategori sesuai penggunaannya. Perbedaan ini bisa berdasarkan struktur fisik, fungsi, lingkungan pemasangan, serta metode transmisi sinyal. Pemilihan jenis kabel yang tepat sangat penting agar jaringan berjalan optimal dan sesuai kebutuhan.


1. Jenis Kabel Fiber Optik Berdasarkan Mode Transmisi

Jenis ini dibedakan dari cara cahaya bergerak melalui inti (core):


📌 A. Single Mode Fiber (SMF)

KeteranganDetail
Warna jaketKuning
Diameter core8–10 mikrometer
Sumber cahayaLaser
Jarak transmisiSangat jauh (hingga puluhan - ratusan km)
BandwidthSangat tinggi

Penjelasan:
Single Mode Fiber hanya mengirim satu berkas cahaya (single beam) sehingga tidak terjadi pantulan cahaya berlebih. Hal ini membuat SMF ideal untuk backbone ISP, antar kota, dan sambungan jaringan jarak jauh.


📌 B. Multimode Fiber (MMF)

KeteranganDetail
Warna jaketOrange atau Aqua
Diameter core50–62,5 mikrometer
Sumber cahayaLED
Jarak transmisiPendek (hingga 500 meter)
KecepatanBaik untuk jaringan LAN dan data center

Penjelasan:
Multimode Fiber dapat memantulkan banyak sinar cahaya sekaligus. Karena itu lebih murah, tetapi jarak dan kualitas transmisinya lebih pendek dibanding single mode.


2. Jenis Fiber Berdasarkan Struktur Fisik

Jenis kabel ini ditentukan berdasarkan lokasi penggunaan:


📌 A. Indoor Fiber Optic

  • Digunakan di dalam ruangan (sekolah, gedung, kantor).

  • Flexible, ringan, dan mudah dipasang.

  • Tidak tahan kondisi ekstrem luar ruangan.


📌 B. Outdoor Fiber Optic

Digunakan untuk instalasi di area luar gedung dan memiliki perlindungan tambahan seperti:

Jenis Outdoor FiberFungsinya
Armored FiberDilengkapi baja agar anti gigitan tikus dan tahan tekanan tanah.
Aerial Fiber (ADSS)Dipasang menggantung di tiang (seperti kabel listrik).
Direct Burial FiberBisa dikubur langsung tanah tanpa saluran pipa.
Waterproof FiberAnti air dan kelembapan untuk bawah tanah/laut.

3. Jenis Kabel Fiber Optic Berdasarkan Jumlah Core

Fiber optic tersedia dalam jumlah core berbeda sesuai kebutuhan jaringan:

Jumlah CoreFungsi
1–2 CoreBiasanya digunakan untuk instalasi rumah (FTTH).
4–12 CoreInstalasi gedung kecil.
24–48 CoreJaringan perkantoran dan sekolahan besar.
72–144+ CoreBackbone, ISP, dan infrastruktur kota.

Semakin banyak core, semakin besar kapasitas jalur komunikasi yang bisa dimanfaatkan.


4. Jenis Fiber Optik Berdasarkan Konektornya

Beberapa tipe konektor umum yang digunakan:

Jenis KonektorKarakteristikPenggunaan
SC (Subscriber Connector)Bentuk kotak, klik kunciFTTH, router fiber
LC (Lucent Connector)Lebih kecil dari SCData center, perangkat modern
ST (Straight Tip)Model twist-lockSistem lama, sekolah/perkantoran
FC (Ferrule Connector)Tahan getaranIndustri & militer

5. Contoh Aplikasi Jenis Fiber Optic

Jenis FiberAplikasi
Single ModeISP backbone, metro ethernet, jaringan antar kota
MultimodeLAN, server room, data center
Outdoor armoredJalur bawah tanah atau area berisiko hewan pengerat
Aerial FiberInstalasi tiang ke tiang (seperti telepon)

Kesimpulan

Kabel fiber optik hadir dalam berbagai jenis berdasarkan kebutuhan, kondisi instalasi, dan fungsi jaringan. Dengan memahami perbedaan jenis kabel ini, instalasi jaringan dapat dilakukan lebih efektif, aman, dan optimal untuk kebutuhan skala kecil hingga besar.


Sumber Referensi:

  1. https://www.fs.com/blog/fiber-optic-cable-types-and-usage-483.html

  2. https://telecomtalk.info/types-of-fiber-optic-cables/

  3. https://biznetnetworks.com/services/fiberoptic

Tidak ada komentar:

Posting Komentar