Subnetting VLSM dengan Network: 192.168.10.0/25
A. Pengertian VLSM
VLSM (Variable Length Subnet Mask) adalah teknik subnetting di mana satu network dapat dibagi menjadi beberapa subnet dengan ukuran host yang berbeda sesuai kebutuhan. Berbeda dengan FLSM yang menggunakan subnet mask sama pada semua subnet, VLSM lebih fleksibel dan efisien karena dapat menyesuaikan alokasi IP address berdasarkan kebutuhan host.
Dengan menggunakan VLSM, organisasi atau jaringan dapat menghemat penggunaan IP address karena tidak ada pemborosan pada subnet dengan jumlah host kecil.
B. Manfaat dan Keuntungan VLSM
- Menghemat penggunaan IP address.
- Subnet besar dan kecil dapat dibuat dalam satu network.
- Mendukung perancangan topologi jaringan yang lebih efisien.
- Cocok untuk IPv4 karena ruang alamatnya terbatas.
C. Prinsip Dasar Perhitungan VLSM
- Tentukan jumlah host yang dibutuhkan setiap subnet.
- Urutkan kebutuhan host dari yang terbesar hingga terkecil.
- Gunakan rumus perhitungan host:
2h − 2 ≥ jumlah host - Tentukan subnet mask berdasarkan jumlah host.
- Alokasikan IP mulai dari network terkecil hingga terbesar.
D. Network Awal
- Network Address: 192.168.10.0/25
- Total IP: 128 alamat
- Range IP: 192.168.10.0 – 192.168.10.127
E. Kebutuhan Subnet
| Subnet | Kebutuhan Host |
|---|---|
| Subnet A | 50 Host |
| Subnet B | 30 Host |
| Subnet C | 20 Host |
| Subnet D | 10 Host |
F. Perhitungan Subnet Mask
| Subnet | Host Dibutuhkan | Block Size | Subnet Mask | Prefix | Usable Host |
|---|---|---|---|---|---|
| Subnet A | 50 | 64 | 255.255.255.192 | /26 | 62 |
| Subnet B | 30 | 32 | 255.255.255.224 | /27 | 30 |
| Subnet C | 20 | 32 | 255.255.255.224 | /27 | 30 |
| Subnet D | 10 | 16 | 255.255.255.240 | /28 | 14 |
G. Hasil Alokasi IP Address
| Subnet | Network Address | Prefix | Range Host | Broadcast Address |
|---|---|---|---|---|
| Subnet A | 192.168.10.0 | /26 | 192.168.10.1 – 192.168.10.62 | 192.168.10.63 |
| Subnet B | 192.168.10.64 | /27 | 192.168.10.65 – 192.168.10.94 | 192.168.10.95 |
| Subnet C | 192.168.10.96 | /27 | 192.168.10.97 – 192.168.10.126 | 192.168.10.127 |
| Subnet D | Alamat tidak tersedia | - | - | - |
H. Kesalahan Umum Saat VLSM
- Tidak mengurutkan host dari terbesar ke terkecil.
- Salah menghitung block size.
- Mengalami overlapping IP antar subnet.
- Salah menghitung range host dan broadcast.
I. Kesimpulan
Subnetting VLSM pada network 192.168.10.0/25 menghasilkan pembagian subnet yang lebih efisien dan sesuai kebutuhan host. Dengan teknik VLSM, penggunaan IP address menjadi lebih hemat dan optimal dibandingkan metode lainnya.
Total subnet terpakai: 3
IP address tersisa: Tidak tersedia ruang tersisa untuk Subnet D.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar